| Gambar dari sini |
Pertengahan Desember lalu aku sempat buat rangkaian story di Instagram tentang review sebuah aplikasi manajemen keuangan pribadi. Rangkaian story-ku waktu itu ternyata mendapat respon positif dari viewer. Banyak banget yang nanya-nanya lebih lanjut atau mengucapkan terimakasih karena telah berbagi informasi tentang aplikasi ini. Jujur aku seneng banget karena bisa berbagi hal positif kayak gitu di Instagram. Nah tapi karena story-nya udah kehapus dan ruang lingkupnya hanya seluas follower Instagramku, makanya aku pengen share review-ku lagi disini. Yay! Selamat menikmati!
![]() |
| Survey lewat Story IG |
Aku mengawali "thread" ini dengan sebuah survei untuk memastikan apakah viewer akan tertarik dengan pembahasannya. Dan ternyata mereka pada penasaran. Wohoo!
Tapi karena waktu aku buat survei udah malem, jadi pembahasannya sengaja aku tunda besoknya. Hehee
![]() |
| Ditunda dulu :p |
Oke cukup ceritanya. Mulai ya..
Jadi gini.
Entah kenapa kita sering lalai atau bahkan nggak peduli sama kondisi finansial kita. Entah di akhir bulan keuangan kita defisit atau surplus, seringnya kita cuma terima-terima aja walaupun pusing juga karena tiap hari makan mi instan (?). Kalau abis yaudah abis, tanpa memikirkan kenapa habis, dihabisin buat apa aja dan upaya mengurangi konsumsi di bulan berikutnya.
Nah kayaknya kita udah harus mulai sama-sama menata keuangan kita deh.. Yaitu dengan cara mencatat!
Iya, mencatat semua pengeluaran dan pemasukan kita secara rapi dan detail. Gunanya apa sih?
1. Aliran Dana Jelas
Kita jadi tau uang kita itu sumbernya darimana aja dan kepakenya buat apa aja. Dengan mencatat, kita jadi nggak bingung lagi dan lebih realistis kalau emang uang kita bener-bener kita keluarkan untuk sesuatu. Nggak tiba-tiba abis gitu aja. Yaa karena emang kita yang pake. Kalau abis ya udah itu sebab kita sendiri gituu
2. Memahami Pos Pengeluaran Pribadi
Dengan mencatat segala pengeluaran kita, kita jadi tau dimana sih titik kelemahan kita. Tipikal orang kan beda-beda ya, ada yang habis buat makan, ada yang habis buat jalan, ada yang buat beli baju, nurutin hobi dan segala macem. Nah dengan mencatat pos-pos pengeluaran, kita jadi tau dimana sih uang kita lebih banyak kepakenya. Jadi di bulan-bulan berikutnya kita jadi tau pos mana yang harus dikurangi biar kita bisa lebih hemat.
3. Merekam History Nilai Uang
5, 10, 20 tahun lagi kita jadi ngerti nilai uang itu bakal naik/turun. Misalnya sekarang kita beli indomie 2200 mungkin 10 tahun lagi harganya jadi 10000. Nah dari situ kan berarti nilai uang bakal turun banget. Jadi kita tahu kondisi ekonomi negara kita seperti apa nantinya. Tau perbandingan dulu sama sekarang gimana. Emang nggak semua orang peduli tentang ini sih, tapi kalau aku pribadi sih suka banget tau tentang perbandingan2 gitu hehe
Sebenernya beberapa orang yg aku kenal sih udah ada yg nyatet pengeluarannya. Cuma setauku mereka nyatetnya di buku gitu. Aku sering sih diingetin ibuk karena setiap ditanya tiap bulan pengeluarannya berapa aku nggak pernah bisa jawab. Makanya catet catet cateet pokoknya!
Naah, next masuk ke inti dari stories ini😅
Aku pengen merekomendasikan sebuah aplikasi buat nyatet pengeluaran sama pemasukan kita
Nama aplikasinya "Money Manager"
Sebenernya banyak sih aplikasi sejenis. Cuma karena aku pake ini dan ngerasain banget manfaatnya jadi ini deh yg kurekomendasiin 😁
Nah untuk masalah tindak lanjutnya...
Memutuskan untuk hemat atau tidak itu tergantung diri kita masing-masing ya. Kita nggak papa kok makan enak, punya baju bagus, jalan-jalan dan sebagainya. Cuma kalau bisa, cobalah kendalikan hawa nafsunya. Nggak semua yang kita mau harus diturutin kan? Dan jugaaa, seimbangkan antara pemasukan sama pengeluaran, antara konsumsi, saving dan 2,5% nya juga jangan lupa :)
Itu sih yang mau di-share. Harapannya sih bisa menularkan manfaat dari aplikasi yang keren ini. Jadi bisa pada pake dan bisa lebih menata keuangannya masing-masing.
Kita juga nggak perlu ribet-ribet catet dibuku terus jumlahin secara manual, semua bisa otomatis dalam satu aplikasi. Lagian kalau catat di buku kadang suka lupa. Sedangkan kalau catat di HP kayaknya mudah diingat karena hampir sepanjang hari nggak jauh-jauh dari HP, ya nggak sih? hehe
Mumpung masih muda, nggak harus dihabisin seneng-senengnya sekarang juga yaa. Masa depan kita, anak-anak kita juga berhak sejahtera nantinya. Hahaha sok iye lu Sar!
Eh tapi serius lho. Yuk hemat yuk nabung yuk investasi! ^^ (tapi teteuup jangan lupa sedekahnya yaps!)
Bangil, 29 Desember 2017
-AFH







Tidak ada komentar:
Posting Komentar