(curhat)
Teringat dulu pernah ada yang memakai hangerku tanpa izin, aku kesal kali
Begitu juga sandalku
Atau helmku
Dan apapun milikku
Pokoknya ngga boleh ada yang pakai barangku sebelum izin dulu!1!1!1!1!1
Padahal cuma barang ngga yang berharga-berharga banget. Tapi rasa kesalku bisa sampai ubun-ubun rasanya.
Suatu ketika ada yang berusaha mengambil apa yang jadi milikku. Sesuatu yang sangat penting.
Woah gimana aku ngga bersungut-sungut
Kesaaaaaal kali.. Geraaaam.. Maraaaaaah..
Pengen rasanya memaki-maki, menghina-dina
Sampai kayaknya setan berhasil mengipasi amarahku agar semakin membesar
Hingga membakar segala macam udzur yang harusnya aku berikan
Ini namanya apa sih ya? Ego kah?
Harusnya kan aku percaya kalo "Apa yang ditakdirkan untukku tidak akan melewatkanku. Dan apa yang melewatkanku tidak akan ditakdirkan untukku."
Ahh..
"Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan diriku."
Salah satu kelemahan terbesarku adalah emosional.
Mudah sekali marah. Mudah sekali senang. Mudah sedih. Mudah tertawa. Mudah tersinggung. Mudah terbawa perasaan. Mudah empatik. Pokoknya apa-apa serba perasaan. Bahkan persentase penggunaan feelingku adalah sebesar 65% menurut 16personalities.com (35% thinking).
Jujur aku takut stroke kalo ngga berubah dan masih gini-gini aja. Wkwkwk, ketawa aja silakan
Tapi kayaknya ya ngga segitunya siiih.. Kemarin ngerasa marah banget kayaknya karena ada pengaruh hormon pms deh. Jadi tidak terkontrol. Di hari-hari biasa sih masih lebih bisa dikendalikan.
Tapi tetep jadi PR sih.. Gimana ya cara mengendalikan emosi?
Share dong please...
Bangil, 28 Maret 2020 / 01:12
Belum bisa tidur karena lapar dan kelamaan tidur siang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar