![]() |
| Semester 4 |
PERINGATAN : ISI BLOG BERIKUT MENGANDUNG BANYAK SEKALI
CURHAT DI DALAMNYA. SKIP AJA BOLEH, TAPI SAYANG AJA GITU WKWK
Sekarang hari Selasa, 13 Februari
2018. Di luar langit mendung, cahaya matahari terhalang sama awan 8 oktas, jadi
hingga detik ini aku masih nyalain lampu kamar. Iya, agak gelap gloomy gitu. Sesekali
aku denger suara motor, suara ayam berkokok, kicauan burung dan suara orang ngobrol.
Pagi ini santai banget karena mulai pekan ini hingga pekan depan, agenda di kampus
adalah ujian perbaikan. Dan hingga saat ini alhamdulillah aku nggak ada remed,
jadi aku nggak tahu mau ngapain hehe. Jadi aku mau cerita aja tentang semester
empatku ini berjalan kayak gimana.
*nantinya
ada beberapa kata yang sok keminggris, sesungguhnya aku sedang belajar gaes,
kalau salah maklumi dan koreksi yak, namanya juga belajar*
Semester 4 sebentar lagi berakhir. Aku
ngerasa ada banyak hal yang terjadi selama satu semester ini. Banyak banget.
Mulai dari kuliah, organisasi hingga nggak sengaja diikutkan suatu event keren
di Jawa Timur. Seneng nggak sih terlibat dalam banyak kegiatan? Seneng banget,
jujur. Tapi ternyata aku nggak semampu itu buat jalanin semuanya secara
maksimal. Jadi ujung-ujungnya ada perasaan bersalah karena nggak mampu
melakukan yang terbaik secara maksimal di semua ‘sektor’. Sedih juga karena
ngerasa nggak amanah. Aku yakin semua orang seneng kalau dipercaya, sebaliknya
pasti sedih kalau ternyata kepercayaan orang lain ke dia ternyata nggak bisa dia
penuhi dengan baik. Ah gitulah rasanya.
Semester 4 kemarin bener-bener padat
sampai-sampai kayak aku nggak bisa bernafas lega bentar aja karena pasti ada aja
yang dipikirin atau dikerjain. Entah karena aku overthinking atau aku anggap
sebagai beban atau gimana tapi ya itu yang terjadi kemarin. Huft, harusnya
nggak gitu sih, karena takut jadi nggak ikhlas apalagi kalau banyak ngeluhnya
tapi hati mah siapa yang tahu ya. Aku aja nggak tahu, cuma Allah yang tahu :’)
Astaghfirullah, ya Allah maaf..
LUCKY PRIZE!
Eh tapi dibalik itu banyaaaak banget juga kok senengnya. Di awal semester I got a lucky prize! Hehe. Tiba-tiba aku diajak ikut kontes robot terbang di Pasuruan, Jawa Timur. Ya meskipun official aja sih, tapi seneng aja gitu bisa ketemu dan kenal sama orang-orang hebat. They gave me positive vibes for sure! Entah kenapa sejak kuliah jiwa kompetitifku berkurang. Aku jadi nggak semangat buat berkompetisi, beda banget kayak pas SMA dulu. Penurunan sih, bangett. Tapi sejak dapat lucky prize itu aku jadi sedikit tersulut wkwk. Iya sedikit dulu, karena sampai sekarang belum ada action lagi. Wkwkw sorryyy for me. Tapi setidaknya aku dapet pengalaman berharga banget, kan pengalaman adalah guru terbaik. Tsaaahh wkwk
Eh tapi dibalik itu banyaaaak banget juga kok senengnya. Di awal semester I got a lucky prize! Hehe. Tiba-tiba aku diajak ikut kontes robot terbang di Pasuruan, Jawa Timur. Ya meskipun official aja sih, tapi seneng aja gitu bisa ketemu dan kenal sama orang-orang hebat. They gave me positive vibes for sure! Entah kenapa sejak kuliah jiwa kompetitifku berkurang. Aku jadi nggak semangat buat berkompetisi, beda banget kayak pas SMA dulu. Penurunan sih, bangett. Tapi sejak dapat lucky prize itu aku jadi sedikit tersulut wkwk. Iya sedikit dulu, karena sampai sekarang belum ada action lagi. Wkwkw sorryyy for me. Tapi setidaknya aku dapet pengalaman berharga banget, kan pengalaman adalah guru terbaik. Tsaaahh wkwk
CIRCLE+
Di semester 4 ini aku juga diajak ikut
ke dalam sebuah "lingkaran". MasyaaAllah betapa baiknya Allah masukin aku
dalam lingkaran ini. Disini aku ketemu sama orang-orang yang kalau ketemu
dengan mereka aku jadi inget sama Allah. Yang selalu mengingatkan dalam rangka
ketaatan, yang kalau bicara itu bicaranya tentang ilmu. Aku yang sangat receh
ini kalau hadir dalam lingkaran ini itu kayak lagi kehausan terus tiba-tiba
minum jus jambu dingin. Rasanya seger, enak, hausnya ilang. Karena tiap ketemu
emang selalu makan-minum bareng juga sih ehehe.. Ah priceless sekali <3
PEMBARETAN
Ada juga kegiatan pembaretan Poltar yang syungguh luar biasa rasanya selama berminggu-minggu hehe. Tapi ujungnya manis sekaligus lebih berat karena kami diberi tanggung jawab lebih dibanding sebelumnya. Aku paling seneng pas ramah-tamah sih. Meskipun spent waktu yang cukup lama, tapi aku jadi bisa dengar cerita dan pemikiran dari setiap senior. Karena dasarnya emang aku suka dengerin cerita orang siih hehe, jadi nambah deh semangat sama ilmunya. Terimakasih senior!
Ada juga kegiatan pembaretan Poltar yang syungguh luar biasa rasanya selama berminggu-minggu hehe. Tapi ujungnya manis sekaligus lebih berat karena kami diberi tanggung jawab lebih dibanding sebelumnya. Aku paling seneng pas ramah-tamah sih. Meskipun spent waktu yang cukup lama, tapi aku jadi bisa dengar cerita dan pemikiran dari setiap senior. Karena dasarnya emang aku suka dengerin cerita orang siih hehe, jadi nambah deh semangat sama ilmunya. Terimakasih senior!
SEBUAH AMANAH
Selanjutnya di pertengahan semester, tiba-tiba aku ditawari untuk mengembah sebuah amanah yang sangat berat menurutku. Cakupannya luas dan berat banget konsekuensinya. Awalnya aku ragu dan nggak PD, tapi setelah banyak pertimbangan dan doa (pastinya) akhirnya aku mengiyakan. Setelah itu ada omongan yang menjatuhkan kepercayaan diri, dan harga diriku kalau boleh berlebihan dikit. Terus aku down selama beberapa waktu. Wkwk mau nangis kalau inget waktu itu. Ah tapi bukan Sari namanya kalau terlalu mikirin apa kata orang. I know my self more than them. Maafkan maafkan. Yang penting bagiku waktu itu adalah bagaimana aku berusaha yang terbaik. /gayabanget/ Aku yakin aja gitu nggak mungkin sesuatu itu terjadi kalau bukan itu yang terbaik buatku. Entah itu buat pembelajaran, buat pengalaman, buat nambah wawasan, buat upgrade diri daaan sebagainya. Wes pokoke apapun yang Allah takdirkan itu pasti nggak mungkin nggak ada kebaikan dibaliknya. Pasti! Paten!
Selanjutnya di pertengahan semester, tiba-tiba aku ditawari untuk mengembah sebuah amanah yang sangat berat menurutku. Cakupannya luas dan berat banget konsekuensinya. Awalnya aku ragu dan nggak PD, tapi setelah banyak pertimbangan dan doa (pastinya) akhirnya aku mengiyakan. Setelah itu ada omongan yang menjatuhkan kepercayaan diri, dan harga diriku kalau boleh berlebihan dikit. Terus aku down selama beberapa waktu. Wkwk mau nangis kalau inget waktu itu. Ah tapi bukan Sari namanya kalau terlalu mikirin apa kata orang. I know my self more than them. Maafkan maafkan. Yang penting bagiku waktu itu adalah bagaimana aku berusaha yang terbaik. /gayabanget/ Aku yakin aja gitu nggak mungkin sesuatu itu terjadi kalau bukan itu yang terbaik buatku. Entah itu buat pembelajaran, buat pengalaman, buat nambah wawasan, buat upgrade diri daaan sebagainya. Wes pokoke apapun yang Allah takdirkan itu pasti nggak mungkin nggak ada kebaikan dibaliknya. Pasti! Paten!
Di akhir semester juga disibukkan
sama kepanitiaan event besar di kampus yang sungguh membutuhkan waktu, tenaga
dan kesabaran yang ekstra karena berhubungan sama ratusan orang di tengah
kegiatan-kegiatan lainnya. Tapi aku enjoy kok meskipun rumit wkwk. Kegiatan
intinya belum berlangsung sih, tapi excited banget karena insyaaAllah bakalan
keren! Kiww~ tunggu ajaa. Bismillah semoga lancar dan sukses eventnya!
AND SO ON
Semester ini juga nggak lepas dari kegalauan-kegalauan masa muda yang apalah nggak penting untuk dibahas. Tapi pengen bahas sih mungkin di tulisan selanjutnya wkwk tuh kan labil emang.
Semester ini juga nggak lepas dari kegalauan-kegalauan masa muda yang apalah nggak penting untuk dibahas. Tapi pengen bahas sih mungkin di tulisan selanjutnya wkwk tuh kan labil emang.
Kegiatan-kegiatan diatas dan
kegiatan lain yang nggak bisa disebutin satu per satu cukup menguras energiku,
syungguh. Dulu pas mau masuk semester 4 kayaknya berat badanku udah ideal
menurutku, tulang nggak nampak dimana-mana wkwkw sekarang turun hampir 2 kg dan
pipiku jadi makin tirus. Aaaa sedihnyaa.. Bukan salah kegiatannya sih, salahku
yang kalau udah capek lebih milih tidur daripada makan hehe
TENTANG TARGET
TENTANG TARGET
Soal kuliah, hmm, belum bisa
diceritain karena belum semua nilai keluar. Tapi khawatir turun dibanding
semester lalu. Semester ini aku sering banget ketiduran pas lagi kuliah,
ngantuknya nggak bisa ditahan. Seumur-umur kayaknya nggak pernah tuh ngerasain
tidur nyenyak di kelas kayak di semester ini, bahkan nggak pernah seingatku. Meskipun
tidurnya juga sambil duduk terantuk-antuk gitu, tapi bisa sampe ilang nggak
sadar gitu lho wkwk. Kecapekan kali yaa haha bisaan banget pembelaannya padahal
nggak tahu capek ngapain
Aku bukan tipe orang yang selalu
ngejar jadi nomor satu sejujurnya, tapi aku berusaha memenuhi targetku. As long
as targetku tercapai, aku nggak terlalu mikirin aku ada di posisi berapa.
Mikirin sih, timbul tenggelam tapi pikirannya. Nggak semua orang akan terima
dengan baik maksudku ketika aku cerita bahwa nilaiku turun dsb. Hehe aku sih cuma
pengen cerita kalau aku ngga memenuhi targetku, kan target kita beda, dan aku
tidak sedang membandingkan diriku dengan orang lain, aku sedang membandingkan aku
yang dulu sama yang sekarang gituu. Dan aku menyimpulkan bahwa hasil itu emang
buah dari proses. Hasil tidak akan mengkhianati usaha itu bener. Bener banget
malah. Meskipun sometimes ada satu-dua anomali, wajar siih. Tapi biasanya
trend-nya itu bakal sebanding sama usaha kita. Karena selama kuliah semester
ini aku selalu fight melawan ngantuk tiap hari, jadi aku nggak mau expect too
high. Meskipun pasti ada nilai dari usaha melawan ngantuknya itu sih wkwk
/pembelaan/.
Aku juga nggak pengen menyalahkan kegiatan
di luar kuliah kalau targetku nggak tercapai di semester ini. Aku cuma menyadari
bahwa manusia nggak mungkin maksimal di semua bidang. I have to appreciate my
self for what I’ve done and what I’ve choose this semester. Nggak semua orang
punya kesempatan yang sama, and you have done a good job, Sar. You might fail.
But it’s OK. No one is perfect. As long as kamu berusaha melakukan yang tebaik,
kamu udah 75% berhasil kok menurutku, Sar hehee. Minta maaf ke orang lain
karena nggak bisa kasih yang terbaik untuk amanah dan hal-hal yang berhubungan
dengan mereka. Tapi maafkan juga dirimu sendiri karena kamu tau kamu udah
berusaha tapi sadar kamu nggak sempurna. Nggak papa yaa
Kita punya kapasitas masing-masing. Dan
kapasitas manusia itu terbatas banget. Nggak mungkin semuanya bisa ke-cover
dengan baik sebab keterbatasan kita. Kita perlu orang lain, kita perlu kerja
sama, kita perlu manage waktu. Dan yang terpenting kita nggak mungkin bisa berdaya tanpa Allah. La haula wa la quwwata illa billah. Mungkin niat kita pengen bermanfaat bagi
sebanyak-banyaknya manusia. Tapi yang perlu dipertimbangkan adalah, mampu nggak
kita amanah dalam menjalaninya. Nggak usah dipaksa. Yah gitulah, semester ini
memberi pelajaran buatku biar aku lebih bijak dalam mengambil keputusan.
Ahh tapi lagi-lagi aku harus belajar
lagi makna sabar dan makna syukur. Masih perlu ditambah dan diluaskan. Semangat
Sar!
“ Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”
Pondok Betung, 13 Februari 2018 / 10:03
Andika Fauziah Hapsari

Tidak ada komentar:
Posting Komentar